Kalangan agen perjalanan berharap ada langkah sinergis dan strategis dari pemerintah maupun swasta untuk menghadapi krisis ekonomi dunia di saat musim panen kunjungan wisman ke Indonesia.
“Bulan Oktober hingga Desember justru musim panen bagi travel agent, namun dengan krisis ekonomi yang terjadi di Amerika Serikat dan berdampak ke Eropa hingga Jepang maka kami harus bersiap dengan potensial loss hingga 30% dari omzet dalam kondisi normal,” kata Rudiana, sales & marketing director Wita Tour.
