Beberapa waktu lalu, di kompleks Balai Laboratorium Produksi dan Kesehatan Hewan di Desa Banyumulek Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Indonesia mencanangkan program percepatan swasembada daging. Pencanangan, dilontarkan oleh Mentan Anton Apriyantono. Saat itu, pencanangan ditetapkan bersama 19 pemerintah daerah. Terutama daerah penghasil utama ternak di Indonesia.
Pencanangan itu dipicu oleh belum mandirinya bangsa ini dalam memenuhi kebutuhan konsumsi dagingnya sendiri. Hampir setiap tahun, untuk memasok demand, Indonesia masih harus mengimpor sapi 450.000 ekor sapi, dari Australia dan Selandia Baru.
