Pelemahan indeks di Wall Street berlanjut

Indeks saham di Wall Street ditutup turun pada hari ke delapan secara berturut-turut di tengah krisis finansial yang melanda Amerika Serikat.

Indeks Dow Jones sempat mencatat penurunan mingguan terbesar dalam sejarah, sementara indeks Standard & Poor’s merosot ke titik terendah sejak 1933.

Kekhawatiran krisis keuangan akan menyeret ekonomi ke resesi menekan harga saham Morgan Stanley dan CBS turun lebih dari 20% serta Exxon Mobil Corp lebih dari 8%.

Indeks Dow bangkit dari kemerosotan 697 poin dan naik 322 poin menjelang akhir perdagangan ketika satu kelompok industri menyebutkan lelang utang Lehman Brothers Holdings Inc tidak akan memperburuk kerugian kredit.

“Pada saat ini, investor hanya memfokuskan pada hari-hari yang akan dilalui. Pasar dikendalikan oleh emosi dan rumor,” ujar Alan Gayle, pakar strategi senior pada Ridgeworth Investments yang berbasid di Virginia.

Indeks S&P kemarin ditutup turun 10,7 poin (-1,2%) menjadi 899,22. Indeks Dow melemah 1,28 poin (-1,5%) ke posisi 8.451,19. Indeks Komposit Nasdaq naik 4,39 poin ke 1.649,51.

Indeks saham di Eropa dan Asia mencatat penurunan mingguan terburuk, sementara bursa di Rusia, Indonesia, dan Ukraina disuspensi di tengah krisis keuangan global.

Tags: , , , ,

Leave a Reply