JAKARTA: Pemerintah pada tahun ini akan membentuk 150 koperasi wanita sebagai bagian kelanjutan program penumbuhan koperasi dari kelompok masyarakat produktif.
Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UKM Marsudi Rahardjo mengatakan 150 kopwan baru tersebut akan melengkapi jumlah koperasi yang disiapkan sebagai calon penerima program Perkassa (Perempuan Keluarga Sehat Sejahtera).
“Penumbuhan koperasi dari kelompok masyarakat produktif dilakukan sejak 2006. Sampai akhir tahun lalu sudah terbentuk 1.146 koperasi baru,” ujar Marsudi, hari ini.
Kelompok masyarakat produktif yang dimaksud a.l. Kube (kelompok usaha bersama), PEMP (Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir), dan P2KP (Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan).
Selanjutnya, PPK (Program Pengembangan Kecamatan), P4K (Pembinaan Peningkatan Pendapatan Petani Nelayan Kecil), UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Berencana), dan organisasi masyarakat.
Sepanjang dua tahun terakhir, penumbuhan koperasi dari kelompok masyarakat produktif ini mencapai 1.146 koperasi, yang 228 di antaranya merupakan koperasi milik kaum wanita.
Tags: Koperasi Wanita