Dari pelbagai program penguatan untuk pengembangan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Provinsi Bali, Program Dana Bergulir Program Pembiayaan Produktif Koperasi dan Usaha Mikro (P3KUM) dan Program Perempuan Keluarga Sehat dan Sejahtera (PERKASSA) yang menjadi salah satu trend bagi Dinas Koperasi dan Pegusaha Kecil dan Menengah (PKM), pasalnya dalam program tersebut memiliki dampak langsung bagi perekonomian masyarakat.I Ngurah Suryawan, perajin kayu ukiran di Panjer – Denpasar merasakan betul manfaat dari program dana bergulir tersebut, Ia memperoleh dana bergulir tersebut melalui Koperasinya. Dengan dana bergulir tersebut, I Ngurah mengunakannya untuk menambah modal mesin pembubutnya yang selama ini kurang satu mesin.
“Sekarang dengan mesin pembubut baru ini saya benar-benar bisa menambah produktifitas kerajinan ukiran kayu ini,”tuturnya.
Sebelum memiliki mesin pembubut kayu baru I Ngurah hanya mampu memproduksi ukiran kayunya tiap bulannya 15 biji dan sekarang dengan tambahan mesin barunya, ia mampu memproduksi 26 biji kerajinan ukiran kayu. Kini, ia merasa terbantu dan usahanya kini bisa cepat berkembang seiring dengan jumlah order yang kian hari terus bertambah.
I Putu Gede Wawi, usahawan Garmen asal, Tabanan- Bali, juga sama merasakan seperti yang dirasakan oleh I Ngurah Setiawan. Ia berserta karyawannya yang tergabung dalam Koperasi Tabanan, mendapatkan bantuan program PERKASSA dari Dinas Koperasi dan PKM setempat. Dengan bantuan dana tersebut, kini harapan I Putu Gede Wawi, untuk masuk dalam produksi garmen dengan segmentasi para Turis Mancanegara akan terwujud.
“Bantuan Modal PERKASSA ini akan kami gunakan sebagai modal pembelian bahan baku garmen yang sesuai standarisasi para Turis Mancanegara,”ungkapnya
Perkembangan bisnis garmen di Bali tiap tahunya mengalami pertumbuhan yang sangat pesat hal ini tak lepas meningkatnya para wisatawan yang datang ke Bali tiap tahunya dan selalu memberli T-Shirt sebagai bagian cindera mata. Potensi inilah yang dimanfaatkan oleh pelaku UMKM Bali untuk mengembangkan bisnis garmen.
Ka. Sub. Din. Fasilitas Pembiayaan Simpan Pinjam (FPSP) Dinas Koperasi dan PKM Provinsi Bali, I Gusti Ketut Marutha, mengakui, hingga kini sudah banyak pelaku UMKM Bali yang memanfaatkan program penguatan dari pemerintah yaitu P3KUM dan PERKASSA. Melalui program penguatan tersebut banyak berpengaruh dalam peningkatan usaha UMKM masyarakat.
“Mereka kini tambah bersemangat dan banyak berproduktif dari dana bantuan penguatan tersebut,”tandas I Gusti.
Pada hal program P3KUM dan PERKASSA adalah program baru yang diluncurkan pada tahun 2006 dan 2007. Tapi animo masyarakat selama ini sangat besar sekali. Kepala Sub. Din Fasilitasi Pembiayaan Simpan Pinjam (FPSP) Dinas Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah (PKM), Provinsi Bali, mengatakan pelaksanaan P3KUM di Bali telah dilaksanakan di tahun 2006 dengan pola konvensional. Di tahun tersebut 3 kabupaten mendapatkan bantuan, diantaranya kabupaten Jembrana, kabupaten Bangli dan kabupaten Karangasem dengan masing-masing kabupaten memperoleh pokok pinjamannya sebesar Rp. 100 juta.
Dalam penyaluran program tersebut masyarakat kabupaten Jembrana yang terbesar dalam memdapatkan bantuan yaitu sebesar 143 orang; kemudian disusul dengan kabupaten Bangli 76 orang dan Karangasem berjumlah 41 orang.
| No | Kabupaten | Pokok Pinjaman | Realisasi
Penyaluran |
Jumlah
orang |
| 1 | Jembrana
Koperasi Ibu Sejahtera |
Rp.100.000.000 | Rp.198.100.000 | 143 |
| 2 | Bangli
Koperasi Wanita. Wanita Mandiri |
Rp.100.000.000 | Rp. 187.000.000 | 78 |
| 3. | Karangasem
Koperasi Wanita Merta Sari |
Rp.100.000.000 | Rp.119.000.000 | 41 |
Sumber data dinas Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, 31 Desember 2007
Kemudian di tahun 2007 P3KUM di provinsi Bali di tingkatkan lagi dan kabupaten Gianyar – Bali menjadi salah satu sasaran dan program tersebut, karena di provinsi tersebut banyak sekali tumbuh koperasi dan UKM. Dalam penyaluran program tersebut digunakan dengan pola syariah yaitu menggunakan prinsip bagi hasil dan Rp. 500 juta disalurkan untuk 5 koperasi wanita di Gianyar, Koperasi Bangun Merta, Tunas Karya, Tunas Bangsa, Sejahtera dan Lestari.
Meskipun dinas provinsi Bali telah mengganggarkan dana tersebut, berdasarkan kenyataanya dana tersebut belum tersalurkan hal ini terkait dengan kesiapan dari koperasi di Bali untuk menggunakan pola syariah belum siap. Sehingga dalam proses penyaluran dana P3KUM dengan pola syariah belum terealisassikan dengan baik di tahun 2007.
Sementara program perkuatan koperasi dan UKM yang lain selain P3KUM, program Perempuan Keluarga Sehat dan Sejahtera (PERKASSA) di Bali menunjukkan pergerakkan yang sangat signifikan. Pada bulan Desember 2007 telah tersalurkan dana sebesar Rp. 470.000.000 dari jumlah bantuan sebesar Rp. 475.000.000, untuk 10 kabupaten di provinsi Bali yang terdiri dari Buleleng, Jembrana, Tabanan, Badung, Denpasar, Gianyar, Bangli, Klungkung, Karangasem dan Nivo Provinsi. Dalam penyaluran program PERKASSA tersebut 358 orang telah menerima dana bantuan tersebut.
| No | Kabupaten | Jumlah Bantuan | Realisasi | Orang |
| 1 | Bulelang
a. KSU Anyar Sari b. KSP. Cipta Mulia |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
15
25 |
| 2 | Jembrana
a. KSP Sentana Werdhi b. Kopwan Srikandi |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
Rp. 25.000.000
Rp. 27.000.000 |
34
16 |
| 3 | Tabanan
a. KUD. Perean b. KSU. Tri Kerama Sedana |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
15
16 |
| 4 | Badung
a. Koperasi Sari Sedana Utama. b. Kopinkra Sedana Sari |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
15
17 |
| 5 | Denpasar
a. Koppas Ketapian b. KSP Emyta |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
Rp.34.500.000
Rp.25.000.000 |
25
20 |
| 6 | Gianyar
a. KSU. Br. Triwangsa Keliki b. KSU Banjar Buruan |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
17
31 |
| 7 | Bangli
a. Koperasi Harta Praja b. Koperasi Jepon Bali |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
15
16 |
| 8 | Klungkung
a. KSP. Sapta Kerthi b. KUD Sari Bumi |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
Rp. 25.000.000
Rp. 25.000.000 |
23
15 |
| 9 | Nivo Provinsi
1. KSU Sari Mertha |
Rp. 25.000.000 | Rp. 25.000.000 | 7 |
Sumber data dinas Koperasi, Pengusaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, 31 Desember 2007
I Gusti Ketut Marutha, mengungkapkan dari masyarakat yang memperoleh program P3KUM dan PERKASA telah dilakukan pengguliran dana tersebut pada anggota lain.
Tags: bali, denpasar, mesin pembubut kayu, P3KUM, Perkassa