JAKARTA: Asosiasi Bank Daerah (Asbanda) dan Kementerian Koperasi dan UKM menandatangani nota kesepahaman untuk menyalurkan dana penguatan modal koperasi melalui program Perkassa masing-masing Rp100 juta.
MoU merupakan yang ketiga kali antara lembaga pemerintah dan bank swasta tersebut. Kerja sama pertama dimulai pada 2006 yang dilanjutkan hingga pada tahun ini.
Penandatanganan naskah kesepakatan kerja sama dilakukan Ketua Asbanda Winny E. Hasan dan Menegkop Suryadharma Ali, bersama Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop dan UKM Agus Muharram.
“Kerja sama ini merupakan komitmen antara kami bersama untuk menyukseskan program pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan pelaku usaha mikro,” ujar Suryadharma Ali, kemarin.
Perkassa (Perempuan Keluarga Sehat dan Sejahtera) adalah program Kementerian Koperasi dan UKM yang diluncurkan sejak 2006. Ketika itu Asbanda hanya menyalurkan dana sebesar Rp10 miliar untuk 100 kelompok penerima.
Pada tahun kedua jumlah dana ditingkatkan menjadi Rp12,5 miliar. Pada program ini setiap unit koperasi Perkassa akan menerima dana penguatan masing-masing Rp100 juta.
“Tahun ini jumlahnya kami targetkan 1.000 koperasi wanita [Perkassa] dengan anggaran Rp100 miliar. Dari program dua tahun sebelumnya terealisasi kepada 450 koperasi wanita (kopwan),” ujar Suryadharma.
Program ini diluncurkan pemerintah dengan empat sasaran. Pertama, untuk memperkuat struktur permodalan Kopwan agar bisa memperluas jangkauan pelayanan kepada anggotanya.
Kedua, untuk memberdayakan kaum pengusaha perempuan, khususnya mengembangkan usaha pada skala mikro. Ketiga, mendukung upaya pengentasan masyarakat dari kemiskinan dan memperluas kesempatan kerja.
Yang terakhir meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui akses kepada sumber permodalan. “Untuk memberdayakan Kopwan, pemerintah terus meningkatkan peran serta dan kapasitasnya.”
Menurut Suryadharma, dari 48,93 juta unit usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia, 60% di antaranya digerakkan oleh perempuan. Pantas jika Kopwan mendapat perhatian karena tekun, disiplin dan hati-hati.
Winny Hasan mengatakan kerja sama ini meningkatkan kontribusi bank daerah dalam penyaluran kredit usaha dengan syarat ringan dan terjangkau. Khususnya mewujudkan kemampuan kaum wanita.
Tags: asbanda, bank daerah, Koperasi, kredit usaha, Perkassa, ukm, wanita perkassa